Tanah Datar, 5 Juli 2022 – Pondok Pesantren Modern (PPM) Nurul Ikhlas mendapat kehormatan menjadi tuan rumah kegiatan Santri Digitalpreneur Indonesia yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia pada Selasa (05/07/2022). Kegiatan ini menghadirkan langsung Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno, bersama rombongan Kemenparekraf.
Turut hadir dalam rombongan tersebut pendakwah muda Indonesia, Habib Husein Ja'far Al Hadar (Habib Ja'far), yang ikut memberikan semangat dan inspirasi kepada para santri agar mampu menghadapi tantangan zaman dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman.
Kedatangan rombongan disambut dengan hangat oleh Bupati Tanah Datar beserta jajaran pemerintah daerah, serta Pimpinan PPM. Nurul Ikhlas bersama seluruh unsur pimpinan dan civitas pesantren. Penyambutan berlangsung penuh keakraban sebagai bentuk apresiasi atas terselenggaranya program yang bertujuan membangun jiwa kewirausahaan digital di kalangan santri.
Rangkaian kegiatan dipusatkan di Masjid Nurul Ikhlas dan dihadiri oleh seluruh peserta Santri Digitalpreneur Indonesia, majelis guru, serta santri PPM. Nurul Ikhlas. Suasana acara berlangsung meriah namun tetap khidmat, mencerminkan semangat kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pendidikan pesantren dalam mendorong lahirnya generasi santri yang kreatif, inovatif, dan siap berkontribusi di era ekonomi digital.
![]() |
![]() |
Dalam sambutannya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menyampaikan pentingnya membangun karakter santri yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki kemampuan berwirausaha dan memanfaatkan teknologi digital sebagai peluang untuk menciptakan lapangan kerja. Beliau juga mengajak para santri untuk terus meningkatkan kompetensi, berinovasi, dan berani mengambil peluang di tengah perkembangan ekonomi kreatif yang semakin pesat.
Acara semakin interaktif melalui sesi tanya jawab bersama para santri. Berbagai pertanyaan seputar kewirausahaan, ekonomi kreatif, serta pengembangan potensi generasi muda dijawab langsung oleh Menteri Sandiaga Uno. Antusiasme para santri terlihat dari banyaknya peserta yang aktif berdiskusi dan menyampaikan gagasan mereka.
Sebagai bentuk penghormatan dan ungkapan terima kasih atas kunjungan tersebut, Pimpinan PPM. Nurul Ikhlas menyerahkan cendera mata berupa Songket Silungkang, salah satu warisan budaya khas Sumatera Barat, kepada Menteri Sandiaga Salahuddin Uno. Penyerahan cendera mata ini menjadi simbol penghargaan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada tamu kehormatan.
Melalui kegiatan Santri Digitalpreneur Indonesia, diharapkan lahir generasi santri yang tidak hanya berakhlak mulia dan berilmu, tetapi juga mampu menjadi pelaku ekonomi kreatif yang inovatif, mandiri, serta berdaya saing di tingkat nasional maupun global.**

